Monday, March 21, 2011

Pengertian Seni dan Budaya

Seni berasal dari kata sani (jiwa yang luhur atau ketulusan jiwa). Dalam bahasa Eropa, disebut art atau artivisial (barang atau karya dari sebuah kegiatan).

Berdasarkan penelitian para ahli, seni sudah ada sejak 60.000 tahun yang lampau. Bukti ini terdapat pada lukisan yang ada di dinding-dinding gua Prancis Selatan. Bukti ini mengingatkan kita pada lukisan modern yang penuh ekspresi. Satu hal yang membedakan antara karya seni manusia purba dengan manusia modern terletak pada tujuan penciptaannya. Manusia purba membuat karya seni kebudayaan hanya untuk kepentingan sosioreligi. Sedangkan manusia modern membuat karya seni kebudayaan digunakan untuk kepuasan pribadinya dan menggambarkan kondisi lingkungannya.

Pada awalnya, seni diciptakan untuk kepentingan bersama. Karya-karya seni yang ditinggalkan pada masa prasejarah di gua-gua tidak pernah menunjukkan identitas pembuatnya. Kita bisa menyimpulkan kesenian pada zaman prasejarah tidak beraspek individualis.

Sejak kapan fungsi individualis dari seni mulai tampak? Menurut para ahli, sejak seni memasuki zaman modern. Kenapa bisa terjadi? Karena mengikuti pola berfikir untuk mencari kebaruan dan membuat perubahan baik maupun buruk.

Seni pada perkembangannya di zaman modern mengalami pembagian yakni seni murni dan seni terapan

Budaya berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah (budi dan akal). Dalam bahasa Inggris, budaya disebut culture, yang berasal dari kata latin colere, yaitu mengolah atau mengerjakan.

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah cultural-determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi lain, disebut superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan, serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh mandusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain yang semuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan masyarakat.

No comments:

Post a Comment